Di bawah naungan malam nan muram, aku dan dia masih terpaku di sudut yang sama. Aku masih saja sibuk dengan lamunanku. Hingga tiba-tiba dia mencoba memecah keheningan.
"Aku baru dapet sugesti, Mit." ucapnya sembari menatapku dalam.
"Sugesti apa?"
"Sugesti bahwa keputusanmu kemaren bisa dirubah."
Kuhembuskan nafas panjang sambil menerawang jauh ke depan. Ramai nian suasana sekolah malam ini. Pun hatiku. Ramaiii sekalii..Semua rasa serasa tumpah jadi satu.
"Aku nggak pernah ngrasain ini sebelumnya. Sejak deket ma kamu, aku bisa berubah."lanjutnya meyakinkanku.
"Emang berubah jadi apa sih?"
"Spiderman."
Sesaat kami tergelak dan larut dalam lemparan-lemparan lelucon.
Padahal dalam hati, aku berteriak..
^Gila kamu!!!Aku tuh udah nganggep kamu sebagai temen baekku. Duh,please...jangan!!Jangan paksa aku menyakitimu. Jangan!!!^
Sesekali kupandang dia.
^Sahabatku...sahabatku...sahabatku yang dingin, sahabatku yang nggak bisa diajak diskusi, sahabatku yang narsis, sahabatku yang demen capcay, sahabatku yang alim tapi nggak ngliatin tampang2 alim, sahabatku yang paling benci MTK, sahabatku yang rakus, sahabatku yang moody, sahabatku yang suka ngledek mata sipitku...dan kini sahabatku yang meminta cintaku^
^Ngapaen sih kamu??Gemes deh..^lagi-lagi hatiku berteriak.
"xxx aja aku tolak langsung trima kok. Nggak nanya-nanya lagi."kilahku hati-hati.
"xxx khan beda ma aku."dia masih kekeuh juga.
"Kok maksa?? Yang pengen nggak kamu doank."(aku sendiri nggak tahu kenapa yang keluar justru kata-kata ini,hehe..)
"Kali aja aku lebih beruntung dari mereka. Manusia punya sekeping hati, Mit. Dan sekeping hati itu digunakan untuk mencari sekeping hati yang lain."
GUBRAK!!!!
^Hwaaa!!!!sejak kapan kamu jadi sok romantis gitu???Baca bukunya sapa aja semalem???^
Suasana sunyi kembali. Sunyi yang menyakitkan. Sunyi yang menyedihkan.
Kulihat dia menyandarkan kepalanya di atas meja. Matanya yang indah masih saja sanggup menatapku yang telah membuatnya 'gila' dan 'terluka'.
"Mana jarimu yang luka kemaren?"
Kutunjukkan jari tengahku yang terluka tanpa kutatap wajahnya.
"Sakit."keluhku.
"Lebih sakit aku kali, Mit."
Hatiku tersentak mendengar ucapannya.
Andai engkau tahu kawan
Aku pun tak ingin kehilanganmu
Tetaplah di sini
Merajut kisah persahabatan abadi
4 komentar:
yiiuh,..aq komen paling atas nie,..
ha,.ha,.dasar Mitsa manies,..minta doa lagi gk?,..
gpp,..manusia emang hidup bersama cinta,..tanpa cinta kita g bakalan ada,..
Dek,..Adillah dengan cinta,..ketika seorang makhluk memebri cinta,..
renungkanlah,..betapa yg menciptakan Cinta ini lebih2,..mencintai kamu,..
sebelum kamu membalas cinta seorang makhlk ALlah,..
balaslah Cinta Allah yg telah lebih dulu mencintai kamu,..selalu memberimu karunia,..keindahan,..
Indah,..hingga yg lain minta cinta,..dr kamu,..
balas dulu Cinta Allah,..dengan keimanan,..turutilah perintahNya,..hindarilah laranganNya,..
berdoalah kepadaNya,...
semustahil apapun,.,.Allah maha kaya,..
doakan Maz yg di sini,..moga g cuma " sok" ceramah,..
moga kita bisa sama2 mencintai membalas cinta Allah,..
itulah cinta paling indah,..kita dicintai oleh dzat yg maha memilki segalanya,..maha menjamin semuanya,..
(lutfi)
Mits, aku pamit ya.... (mau komen panjang takut nyaingi sama Lutfi)
sengaja ngomen panjang, biar yg laen g kebagian tempat di sini,..
he,.he,.
buat las lytfi :
tengs beratds
buat mas budi:
hix2. .
Poskan Komentar